Sembilan Penyebab Puasa Bikin Kamu Malah Tambah Gemuk

oleh Rifqi Fadhil M – Media 
Layouter : Amalia Putri Ocean – Artistik & Online 
Editor : Tim Redaksi BPN ISMKI

Laper Iya, Melar Iya…

Kamu pernah gini pas puasa? Yuk lanjutkan baca artikel kami!

Halo Sobat BPN, pasti selalu semangat dalam menggapai mimpinya ya, semangat bagi Sobat BPN yang muslim yang pasti lagi puasa semua kan ya… Nah, bulan Ramadhan merupakan bulan suci dimana seluruh umat muslim diwajibkan untuk berpuasa, selain untuk beribadah kita juga sering memanfaatkan momen berpuasa untuk menurunkan berat badan. Menahan diri untuk tidak makan dan minum dari subuh hingga maghrib, namun tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

1. Perubahan Gaya Hidup Mendadak Setelah Berpuasa

Menurut studi meta-analisis dan systematic review yang dilakukan oleh Benham Sadeghirad, menghasilkan bahwa berpuasa salama Ramadhan dapat menurukan berat badan kamu loh, yaitu sekitar 1.5 kilogram untuk pria dan 0.9 kilogram untuk wanita. Namun, sayangnya banyak orang yang tidak dapat memanfaatkan momen puasa untuk menurunkan berat badan dan malah sebaliknya. Apakah Sobat BPN pernah mengalami hal tersebut? Lantas apa yang menyebabkan hal tesebut? Yuk lanjutkan membaca artikel ini. Berikut kebiasaan yang dapat menyebabkan berat badanmu malah bertambah pada saat berpuasa.

Masih dalam penelitian Benham, berat badan yang telah turun selama berpuasa rata-rata pada kebanyakan orang akan mengalami kenaikan lagi sekitar dua minggu setelah puasa dihentikan. Namun tenang, hal ini bukan berarti berpuasa tidak bermanfaat sama sekali dalam penurunan berat badan. Tubuh kita membutuhkan perubahan gaya hidup yang terstruktur dan konsisten setelah selesai berpuasa tetap dibutuhkan untuk membuat efeknya bertahan lama. Tetap jaga porsi makan sesudah puasa ya sobat!


2. Konsumsi Makanan dan Minuman Manis

Dikutip dari Intisari Online, dr. Saptawati Bardosono, Sp.GK. mengatakan bahwa minuman dan makanan manis-manis membuat otak cenderung tidak cepat merasa dipuaskan, meskipun kalori yang diminum sebenarnya sudah banyak. Maka dari itu hal ini dapat menyebakan kita banyak mengonsumsi makanan dan dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dimana ini sangat berisiko bagi orang yang menderita diabetes melitus. Konsumsi yang manis boleh, tapi jangan berlebihan ya sobat!

3. Makan Berlebihan Saat Sahur

Orang yang khawatir dilanda rasa lapar pada saat berpuasa cenderung akan mengonsumsi lebih banyak makanan pada saat sahur dan lebih memilih makanan yang berlemak, namun hal tersebut tidaklah sepenuhnya baik bahkan dapat menyebabkan kenaikan berat badan. dr. Saptawati mengatakan bahwa zat gizi yang paling dibutuhkan bagi tubuh saat berpuasa adalah karbohidrat dan protein. Pasalnya, kedua zat gizi ini mengalami penurunan kadar yang pesat saat puasa, selain air tentu saja.

4. Tidur Setelah Sahur

Hayo siapa yang setelah solat subuh langsung tidur lagi…, ternyata tidur langsung setelah makan sahur dapat menyebabkan kenaikan berat badan juga loh sobat. Dikutip dari Halodoc.com, tidur di bawah dua jam setelah makan bisa memicu gangguan pada saluran pencernaan. Itu terjadi karena saluran pencernaan belum sempat menggiling makanan yang dikonsumsi konsumsi sebelum tidur.

Hal tersebut juga dapat menyebabkan gangguan penyerapan makanan di dalam tubuh, yang mana makanan tersebut harusnya dikonversi menjadi energi malah ditumpuk menjadi lemak. Masih mau tidur setelah sahur? Lebih baik lakukan aktivitas sehari-hari atau bisa juga olahraga ringan seperti jogging.

5. Melewatkan Sahur

Apakah sobat pernah berpuasa tanpa melaksanakan sahur? Mungkin bisa karena ketiduran atau malas memasak. Faktor pola makan berperan penting dalam kenaikan berat badan pada saat berpuasa. Oleh karena itu jika sobat melewatkan makan sahur maka sobat cenderung akan kelaparan, lesu, dan cepat lelah. Hal tersebut dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari yang menjadikan sobat kurang gerak dan juga menyebabkan nafsu makan yang berlebihan pada saat berbuka.


6. “Balas Dendam” Pada Saat Berbuka

Sama halnya dengan saat sahur, berbuka puasa juga sebaiknya tidak berlebih-lebihan. Orang yang berpuasa cenderung akan tergoda untuk menyantap banyak makanan pada saat berbuka dengan maksud balas dendam atas tidak makan dan minumnya selama kurang lebih 14 jam.

7. Tidak Berolahraga

Puasa dimana sering membuat orang lemas dan tidak bertenaga sering dijadikan alasan agar tidak melakukan banyak aktivitas maupun berolahraga. Padahal, tubuh kita tetap membutuhkan olahraga untuk mengurangi resiko naiknya berat badan. Yuk sobat tetap berolahraga walaupun berpuasa!

8. Kurang Tidur

Bagi sobat yang memiliki aktivitas padat, mungkin tidak memiliki waktu untuk tidur siang dan akhirnya puasa menyebabkan berkurangnya waktu tidur sobat. Kurang tidur bisa menyebabkan gangguan pada hormon yang berfungsi untuk mengatur nafsu makan, yaitu hormon leptin. Saat hormon ini mengalami gangguan, tubuh mungkin akan kesulitan untuk mengenal rasa kenyang. Itu menyebabkan orang tersebut menjadi sering ngemil, karena masih belum merasa kenyang.

9. Beberapa Makanan dan Minuman Ini Penyebabnya

Masih bingung dengan pantangan apa saja agar berat badan kamu tidak naik, yuk kurangi konsumsi makanan ini. Usahakan untuk menghindari makanan karbohidrat yang diolah seperti gula dan tepung terigu karena makanan ini memilik sifat yang cepat untuk dimetabolisme. Selain itu, hindari juga mengonsumsi makanan berlemak karena makanan tinggi lemak dapat menjadi  penyebab lemas, lesu dan pastinya menaikkan berat badan sobat.

Untuk minuman, sobat harus menghindari kafein, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda karena bersifat diuretik (mempercepat pengeluaran air dari tubuh). Zat diuretik dapat menyebabkan sobat mudah haus dalam berpuasa.

Kenaikan berat badan dapat disebabkan oleh hal-hal tersebut ataupun beberapa penyakit khusus, namun jika sobat mendapati masalah dalam berat badan dan ingin mendalami secara personal, sobat dapat langsung mengunjungi dokter spesialis gizi klinik atau ahli gizi. Sampai disini dulu untuk artikel kali ini, semoga bermanfaat bagi Sobat BPN, semoga puasanya berkah dan istiqomah sampai hari Raya Idul Fitri. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Referensi :

  1. Sadeghirad B, et all. 2012. Islamic fasting and weight loss: a systematic review and meta-analysis. Public Health Nutrition. 1-11.
  2. https://intisari.grid.id/read/0372857/puasa-kok-tambah-gemuk-bisa-jadi-kebiasaan-makan-kita-salah?page=all
  3. https://www.halodoc.com/puasa-malah-bikin-tambah-gemuk-ini-alasannya

You May Also Like

Cinta Ditolak, TB Bertindak

Diskusi Kedua Paslon dengan Organisasi Kesehatan dalam Pagelaran Walnya

#DedikasiBPN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *